Wednesday, January 9, 2019

Obat Diet Bisa Bikin Kamu Tambah Gemuk Usai Berhenti Mengonsumsinya


Banyak obat-obatan herbal yang mengklaim diri sebagai obat diet tanpa risiko. Usai mengonsumsi obat herbal tersebut, berat badan memang biasanya bisa segera turun, namun ketika berhenti maka tubuh bisa menjadi semakin gemuk dibanding sebelumnya. Mengapa hal ini dapat terjadi?

Menurut seorang pakar di bidang gizi olahraga dan kebugaran, Mochammad Rizal, hal ini bisa terjadi karena mungkin obat herbal yang mereka minum bersifat diuretik, bersifat menurunkan nafsu makan, dan beberapa juga punya efek psikologis. Sayangnya banyak individu yang tak menyadari ini.

Rizal, menjelaskan, jika ternyata obat herbal yang diminum itu bersifat diuretik, kemungkinan orang tersebut bisa tiba-tiba 'kurus' karena kehilangan banyak cairan dari dalam tubuh.

"Bersifat diuretik yaitu mengeluarkan cairan di dalam tubuh, sehingga turun berat badan mayoritas berasal dari kehilangan kadar air," kata Rizal saat berbincang dengan Health Liputan6.com.

Begitu juga bila herbal yang diminum ternyata bersifat penurun nafsu makan, berat badan wajar turun karena yang mengonsumsi obat herbal itu jadi tak nafsu makan sama sekali. "Namun, setelah tidak lagi minum, nafsu makannya kembali naik," kata Rizal menambahkan.

Sementara yang punya efek psikologis, biasanya menyertakan sejumlah syarat tertentu seperti makanan apa saja yang harus disantap, dan kapan waktu terbaik untuk menyantapnya.

"Ini membuat seseorang jadi 'patuh', dan berpikir 'oh, lagi on diet'," katanya.

"Tetapi setelah tidak mengonsumsi lagi, jadi enggak patuh lagi. Mindset-nya jadi 'off diet'," ujar Rizal menjelaskan.

Banyak salah kaprah pada saat seseorang memutuskan untuk menurunkan berat badan. Menurut Rizal, yang sering terjadi, penurunan berat badan tidak diimbangi dengan perubahan kebiasaan (habit).

"Perubahan habit itu bahkan lebih penting dan harus ditekankan di awal daripada penurunan berat badan itu sendiri," kata Rizal.

Hanya saja, tidak sedikit orang yang maunya serba instan. Mereka mengira ada obat ajaib penurun berat badan, tanpa diimbangi dengan perubahan kebiasaan sehari.

Rizal, mengatakan, banyak orang yang menganggap diet itu seperti tombol on-off. Mati-matian melakukannya karena tujuan tertentu, begitu tujuan sudah terpenuhi dan merasa puas, pola makannya balik ke semula.

Ini yang menyebabkan banyak orang yang tidak lagi mengonsumsi obat herbal menjadi gemuk kembali.

"Jangan terlalu bergantung pada obat-obatan, apalagi tanpa diiringi dengan perubahan habit," tandasnya.

0 comments:

Post a Comment