Tuesday, April 16, 2019

Waspada, Inilah 5 Penyebab Mata Belekan pada Bayi


Mata belekan pada bayi menjadi gangguan yang seringkali kita jumpai. Bahkan, satu dari 20 bayi yang baru lahir mengalami belekan pada beberapa minggu pertamanya. Data ini menunjukkan bahwa usia bayi rentan terhadap belekan. Sebenarnya, apa yang membuat bayi mudah terkenal belekan pada mata?

1. Saluran air mata belum terbentuk sempurna
Pada usia bayi, terutama bayi yang baru lahir, tentunya ada beberapa organ atau bagian tubuh bayi yang belum bisa berfungsi secara sempurna. Salah satunya adalah saluran air mata. Itulah mengapa air mata tidak bisa keluar dengan baik sehingga tertahan di sudut mata. Air mata yang tertahan ini kemudian berubah menjadi belekan.

Lambat laun, setelah bayi makin tumbuh dan berkembang maka saluran air mata menjadi lebih sempurna dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Saat kondisi inilah bayi mulai jarang atau bahkan tidak pernah mengalami belekan.

2. Mengalami iritasi ringan
Meskipun masih bayi, mereka juga bisa mengalami iritasi pada mata. Biasanya, iritasi ini masih terbilang ringan akibat bayi sering menyentuh dan menggosok matanya. Mengingat banyaknya kotoran yang dapat menempel pada tangan memungkinkan kotoran tersebut berpindah ke mata hingga iritasi dan menyebabkan belekan.

Iritasi yang masih terbilang ringan mungkin tidak begitu mengkhawatirkan bagi para ibu. Namun, jika Anda menemukan mata bayi yang selalu mengeluarkan belek dan jumlah yang tidak normal, maka Anda harus segera pemeriksakannya.

3. Benda asing yang masuk ke mata
Secara tidak sengaja, mungkin kotoran atau debu akan masuk ke dalam mata bayi. Apabila kotoran atau debu tersebut menumpuk, maka bisa menyebabkan belekan. Kondisi ini normal dialami oleh siapa saha, bahkan orang yang sudah dewasa jadi tidak begitu berbahaya. 

Meski demikian, Anda juga harus menjaga kesehatan mata bayi agar nantinya tidak mengalami gangguan atau penyakit pada mata. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa udara di dalam rumah terbebas dari kotoran atau debu.

4. Mengalami alergi
Mata belekan pada bayi tidak selalu berhubungan dengan kotoran atau benda asing lain yang masuk ke dalam mata, karena bisa juga menjadi indikasi bahwa anak Anda mengalami alergi. Apabila memang benar bahwa anak Anda mengalami alergi, biasanya belekan yang dialami akan disertai dengan gejala lain, seperti bersin-bersin.

Belekan yang disebabkan karena alergi biasanya juga akan mereda dengan sendiri, bahkan tidak membutuhkan waktu yang lama. Anda harus perlu waspada jika belekan disertai dengan gejala demam dalam waktu yang lama.

5. Infeksi bakteri dan virus
Bayi yang mengalami belekan biasanya mengalami infeksi bakteri dan virus. Hal ini bisa terjadi ketika bahan yang kita gunakan untuk membersihkan mata tidak bersih dan terkontaminasi kotoran. Itulah mengapa penting untuk memastikan kebersihan berbagai hal untuk keperluan bayi, mulai dari pakaian, tempat tidur, dan lainnya. 

Mata belekan pada bayi sebenarnya bukanlah kondisi yang harus dikhawatirkan karena hal ini normal terjadi pada sebagian besar bayi. Anda bisa memberikan penanganan yang tepat dengan mengakses informasi dari orami.co.id. Anda juga bisa mendapatkan berbagai keperluan bayi yang berkualitas dan higienis.  

Wednesday, April 10, 2019

Selain Karena Belum Dapat Modal Usaha Bunga Rendah, Ini Penyebab Bisnis Anda Gagal


Usaha yang sudah Anda rencanakan sedemikian rupa bisa saja mendapatkan masalah di tengah jalan. Bisa jadi Anda membutuhkan modal tambahan namun belum menemukan pinjaman modal usaha bunga rendah. Bisa jadi ada masalah internal antara Anda dengan mitra bisnis Anda. Atau yang lebih klise lagi, usaha Anda sepi pengunjung dan omsetnya terus menurun.

Apa yang akan Anda lakukan jika masalah-masalah itu menghampiri usaha Anda? Tetap meneruskan usaha yang Anda rintis apapun masalahnya atau mulai berbenah dan mengevaluasi berjalannya usaha Anda selama ini? Lebih baik Anda melakukan hal yang ke dua.

Jika Anda memaksa untuk meneruskan usaha Anda, kerugian yang diderita bisa semakin besar. Lain cerita jika Anda mulai mengevaluasi bisnis Anda selama ini. Jika sudah menemukan sumber masalah, Anda bisa langsung memperbaikinya. Namun jika tidak mungkin untuk diteruskan dan harus ditutup, maka itulah yang terbaik untuk Anda dan mitra bisnis Anda. Demi menekan kerugian yang lebih banyak dan bisa menjadi pembelajaran yang bagus untuk Anda ke depannya.

Bisnis yang gagal bukanlah cerita baru. Anda pasti pernah mendengarnya atau bahkan pernah mengalaminya. Tapi sebenarnya, apa sih penyebab suatu bisnis gagal dikembangkan? Berikut beberapa alasan yang mungkin menjadi penyebab suatu usaha gagal di tengah jalan.

1. Acuh dengan persaingan
Meskipun Anda memiliki produk yang tidak dimiliki oleh pesaing, jangan lengah mengawasinya. Pesaing Anda bisa jadi melakukan inovasi dan pembaruan produk yang mampu menarik customer. 

Jika Anda lengah dengan para pesaing bisnis Anda, mereka bisa selangkah di depan Anda dan mengambil semua customer Anda. Berhati-hatilah, tetap perhatikan pesaing terbesar bisnis Anda ya.

2. Target yang tidak realistis
Sebuah target harus memiliki kriteria yaitu terukur, akuntabel, realistis, dan memiliki target waktu. Buatlah target dengan kriteria tersebut. Target yang tidak realistis bisa membuat usaha Anda gagal di tengah jalan.

Buatlah target yang achieveable. Anda bisa membuat target setinggi-tingginya, tapi kembali lagi, apakah target yang Anda susun cocok dengan kondisi bisnis Anda sekarang atau tidak? Salah- salah, nanti bisnis Anda malah tumbang di tengah jalan karena target yang ketinggian.

3. Tujuan yang tidak jelas
Sebelum memulai usaha, penting untuk menentukan tujuan bisnis yang Anda rintis. Hal ini dilakukan agar bisnis Anda memiliki tujuan yang jelas dan tidak kehilangan arah di tengah jalan.

Tanyakan pada diri Anda sendiri, apa tujuan Anda memulai usaha? Jangan gunakan ingin mendapatkan uang atau mengisi waktu luang sebagai tujuan bisnis Anda. Ini adalah contoh tujuan yang terlalu dangkal dan tidak jelas.

Jika Anda ingin usaha Anda berkembang lebih besar, rumuskan tujuan yang lebih dalam dari itu. Misalnya, Anda menyukai kopi dan ingin menghadirkan kopi terbaik di kota Anda agar orang lain juga bisa menikmatinya, ditambah pelayanan yang memuaskan.

4. Harga jual terlalu murah
Demi menarik pelanggan dan mampu bersaing dengan pesaing bisnis Anda, Anda mematok harga jual yang murah. Terlalu murah bahkan. Anda merasa oke saja mendapatkan keuntungan yang sedikit. Padahal ada banyak biaya yang Anda tanggung yang sumbernya dari pendapatan tersebut.

Ini bisa jadi penyebab gagalnya usaha yang Anda rintis. Harga pokok penjualan tidak hanya dihitung dari biaya produksi. Anda juga harus menghitung biaya-biaya lainnya, seperti gaji karyawan dan biaya listrik. Jika bukan dari pendapatan, darimana lagi asalnya uang untuk membayar biaya itu?

5. Pemilihan lokasi yang tidak tepat
Sebagus apapun produk yang Anda jual, jika lokasi usaha yang Anda pilih tidak pas, tidak akan ada pelanggan yang mampir. Usaha Anda akan sepi. Anda bisa gulung tikar.

Pilihlah lokasi yang mudah dijangkau, strategis, dan sesuai dengan target market Anda. Jika target market Anda para mahasiswa, pilih lokasi yang dekat dengan area kampus. Begitu juga yang lainnya.

6. Kekurangan modal
Modal memegang peranan penting dalam bisnis Anda. Ketiadaan modal bisa menjadi penyebab usaha Anda gagal. Padahal Anda butuh berkspansi dan berinovasi demi mengembangkan usaha Anda agar tidak kalah saing dengan kompetitor.

Modal bisa digunakan untuk biaya promosi yang lebih besar atau mengembangkan inovasi yang sudah Anda pikirkan sejak lama. Customer butuh sesuatu yang baru dari usaha Anda. Modal usaha ini bisa menjadi jalan Anda untuk mengembangkan usaha Anda.

Kekurangan modal usaha bisa jadi mimpi buruk. Usaha Anda tidak berkembang. Anda tidak mempunyai modal untuk membayar biaya produksi dan gaji karyawan. Usaha Anda terancam gagal di tengah jalan.

Anda bisa menyiasati kekurangan modal ini dengan mengajukan kredit. Tapi pilihan kredit yang tersedia memberatkan Anda karena bungan tinggi. Anda sepertinya perlu mencari tahu lebih banyak lagi mengenai kredit usaha ini karena ada pinjaman modal usaha bunga rendah yang cocok untuk Anda. 

Itulah enam alasan yang mungkin menjadi penyebab usaha Anda gagal di tengah jalan. Nah, bagi Anda yang kekurangan modal dan tertarik untuk mencari tahu info lebih lanjut soal modal usaha bunga rendah, Anda bisa klik tautan ini https://www.cekaja.com/small-business-banking.